Selasa, 15 November 2011

Hasil Audit on call dipertanyakan Aliansi LSM Tanjabbar

Kualatungkal, Melayu Pos
Hasil pemeriksaan secara khusus berupa audit on call tidak dipercayai sepenuhnya oleh kalangan LSM Tanjab Barat, hasil tersebut sudah diserahkan ke Wakil Bupati dan DPRD Tanjab Barat.

Katua Aliansi LSM Tanjab Barat, Rahman menyebutkan, hasil audit yang sudah diserahkan oleh BPK RI perwakilan Jambu Sarat hasilnya dipertanyakan. "Kami tidak percaya hasil audit yang menyebutkan hanya Rp 9 miliar temuannya, dan kami akan melaporkan langsung ke BPK RI di Jakarta," tegasnya.

Dikatakannya, dari data yang diperoleh Aliansi LSM Tanjab Barat hasil temuan BPK terhadap proyek multiyears air bersih hanya Rp 9 miliar dengan perincian Rp 7 miliar harus dikembalikan rekanan, dan Rp 1.5 miliar dipertanggung jawabkan PPK proyek tersebut. "Kita analisa saja sesuai kontrak perda proyek tersebut dari tebing tinggi sampai ke Kuala Tungkal, kenyataannya hanya sampai ke tebing, jika dilanjutkan dibutuhkan dana Rp 96 miliar, jadi kok bisa hanya Rp 9 miliar temuannya," jelasnya.

Sementara itu, pada tahun 2010 lalu hasil audit BPK ditemukan kerugian  negara sebesar Rp 2.8 miliar dengan pagu anggaran Rp 164 miliar, adapun temuannya berupa kemahalan upah dan kemahalan material. "Ya kita sebagai masyarakat akan terus memantau proses audit tersebut, karena kita kwatirkan hasil auditnya bisa saja kita duga dipermainkan," bebernya.

Lanjut Rahman, data yang dimiliki oleh Aliansi LSM terkait pembangunan proyek multiyears tersebut akan diserahkan ke Jakarta. "Kita heran kok bisa ya, temuannya hanya sedikit, sedangkan proyek tersebut tidak selesai sesuai dengan perda," ungkapnya.

Untuk diketahui, proyek multiyears air bersih telah menghabiskan uang daerah hampir Rp 300 miliar, pada kenyataannya ratusan miliar dana tersebut tidak bisa dimanfaatkan masyarakat. Pasalnya, pekerjaan tidak selesai sesuai dengan kontrak tahun jamak yang mana pekerjaan tersebut pipa dari Tebing Tinggi sampai ke Kualatungkal, tapi kenyataannya hanya sampai ke Bram Itam. Tim

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar